Bepergian dengan mobil listrik tak lagi khawatir kehabisan baterai karena SPKLU sudah buka di banyak tempat. Segini biaya chargenya.
Dulu, kehabisan baterai saat menggunakan mobil listrik menjadi hal yang paling ditakutkan karena minimnya SPKLU terdekat mengecas mobil listrik.
SPKLU merupakan singkatan dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum, atau tempat pengisian daya listrik untuk kendaraan elektrik. Fungsinya sama seperti SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum).
Kini lokasi SPKLU sudah cukup banyak di Ibukota. Beberapa operatornya antara lain Pertamina dan tentu saja PLN. Untuk diketahui, biaya cas mobil listrik di SPKLU itu cukup terjangkau, tidak jauh berbeda saat mengisi daya listrik di rumah.
Baca juga: Layanan Home Charging Arista Power: Solusi Cerdas untuk Kendaraan Listrik Anda
Sebelum membandingkan biaya cas mobil listrik di SPKLU dan rumah, kamu perlu tahu 2 tipe pengisian baterai mobil listrik:
- On-Charge. Mekanisme pengisian daya on-charge memanfaatkan pengisi daya internal di dalam mobil dengan menggunakan arus bolak-balik atau AC. Pengisi daya akan mengganti arus bolak-balik menjadi arus searah sehingga arus listrik bisa masuk ke dalam baterai.
- Off-Charge. Ini pengisian daya listrik eksternal atau terpisah dari mobil atau DC. Hanya sedikit jenis mobil listrik yang menggunakan mekanisme pengisian daya seperti ini.
Biaya charge mobil listrik di SPKLU

Mengenai tarif tenaga listrik untuk pengisian kendaraan listrik ternyata diatur Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Permen Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Bab III.
Berdasarkan Peraturan ESDM No. 28 tahun 2016, tarif di SPKLU yaitu Rp1.650 per kWh. Nilai ini tentu meningkat beberapa persen di SPKLU karena biaya sewa tempat, SDM, dan lain sebagainya.
Biaya cas di lokasi SPKLU Pertamina menjadi Rp 2.475 per kWh. Misalnya saat mengecas mobil listrik menggunakan colokan tipe DC CCS2 dengan output daya 50 kW (fast charging).
Untuk isi daya selama 30 menit dengan total pengisian baterai sekitar 23,38 kWh dikenakan biaya cas mobil listrik hampir Rp58.000. Salah satu keuntungan mengisi daya pada SPKLU atau charging station adalah waktu yang lebih cepat daripada di rumah.
Arista Power juga memiliki beberapa SPKLU di Jakarta, seperti di BYD Arista Kalimalang, BYD Arista Tebet, BYD Arista Sunter, NETA Arista Tebet, BYD Arista Pondok Indah
Cara isi daya di SPKLU

Untuk melakukan proses mengecas mobil listrik di charging station alias SPKLU, berikut cara mudahnya.
- Unduh aplikasi PLN Mobile di Playstore dan App Store.
- Pilih ikon Electric Vehicle di kanan atas aplikasi.
- Kemudian klik ikon warna hijau bertuliskan SPKLU. Nantinya akan terlihat SPKLU terdekat dari lokasi kamu.
- Pilih lokasi di mana SPKLU yang dikunjungi.
- Kemudian klik tab charger dan pindai barcode yang tersedia di mesin pengisian daya kendaraan listriknya.
- Pilih atau tulis berapa daya yang akan diisi.
- Setelah itu, masuk ke pembayaran yang dilakukan dengan transaksi dompet digital.
- Sudah membayar, masukan nozzle pengisian baterai ke tempat pengisian baterai mobil.
- Tunggu sampai tahap sinkronisasi baterai selesai, baru proses pengisian daya akan dimulai.
- Saat pengisian daya selesai, prosesnya akan berhenti otomatis. Cabut kembali nozzle dan letakkan pada SPKLU.
Mudah bukan cara mengisi daya mobil listrik di SPKLU? Nah, mulai sekarang, sebelum bepergian, yuk cek lokasi SPKLU terdekat sebagai antisipasi mengecas mobil listrik supaya perjalananmu jadi lebih nyaman dan aman.